Selasa, 14 April 2026

Pengamanan Humanis Babinsa Warnai Lomba Bibit Sapi Bali Tingkat Kabupaten Gianyar 2026

 




Gianyar – Tegal Tugu, Selasa (14/4/2026) Dari Lapangan Banteng, denyut kemajuan peternakan lokal berdetak kuat! Di tengah semarak peringatan Hari Ulang Tahun Kota Gianyar ke-225, ajang lomba bibit sapi Bali tahun 2026 bukan sekadar kompetisi, melainkan panggung lahirnya ternak unggul dan wujud nyata komitmen daerah dalam menjaga kualitas plasma nutfah Bali.

 

Kegiatan yang berlangsung meriah ini menghadirkan Babinsa Desa Tegal Tugu Koramil 1616-01/Gianyar Serka I Made Sukajaya bersama Bhabinkamtibmas Desa Tegal Tugu Aiptu Gusti Ngurah Agung Gede Raka yang aktif melaksanakan pendampingan dan pengamanan, memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.

 

Acara diawali dengan ucapan selamat datang oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, laporan ketua panitia, serta sambutan Bupati Gianyar yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar sekaligus membuka lomba secara resmi, dan ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang.

 

Sebanyak 14 ekor bibit sapi Bali terbaik dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Gianyar turut ambil bagian, terdiri dari 7 ekor sapi jantan dan 7 ekor sapi betina. Penilaian dilakukan secara profesional dengan mempertimbangkan kualitas fisik, kesehatan, dan potensi genetik ternak.

 

Untuk kategori sapi jantan, Juara I memperoleh Rp25.000.000, Juara II Rp20.000.000, Juara III Rp15.000.000, Juara Harapan I Rp10.000.000, Harapan II Rp7.500.000, Harapan III Rp6.000.000, dan Harapan IV Rp5.000.000. Sedangkan kategori sapi betina, Juara I mendapatkan Rp20.000.000, Juara II Rp17.000.000, Juara III Rp14.000.000, Juara Harapan I Rp10.000.000, Harapan II Rp7.500.000, Harapan III Rp6.000.000, dan Harapan IV Rp5.000.000.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Gianyar yang diwakili Sekda Kabupaten Gianyar, perwakilan Dirjen Pertanian Kabupaten Gianyar, Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Bali, Dandim 1616/Gianyar yang diwakili Danramil 1616-02/Ubud, Kapolres Gianyar yang diwakili Kapolsek Gianyar, perwakilan Kejaksaan Negeri Gianyar, DPRD Kabupaten Gianyar, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, OPD terkait, para camat, perbekel/lurah se-Kabupaten Gianyar, dewan juri, serta para peserta lomba.

 

Melalui kehadiran Babinsa dan unsur terkait, sinergi lintas sektor kembali ditegaskan dalam mendukung kemajuan peternakan daerah. Lomba ini diharapkan mampu memotivasi para peternak untuk terus menghasilkan bibit sapi Bali berkualitas unggul, sebagai pilar penting dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Babinsa Hadir di Tengah Peternak, Lomba Bibit Sapi Bali Jadi Ajang Prestasi dan Inovasi

 



Gianyar – Tegal Tugu, Selasa (14/4/2026) Dari Lapangan Banteng, denyut kemajuan peternakan lokal berdetak kuat! Di tengah semarak peringatan Hari Ulang Tahun Kota Gianyar ke-225, ajang lomba bibit sapi Bali tahun 2026 bukan sekadar kompetisi, melainkan panggung lahirnya ternak unggul dan wujud nyata komitmen daerah dalam menjaga kualitas plasma nutfah Bali.

 

Kegiatan yang berlangsung meriah ini menghadirkan Babinsa Desa Tegal Tugu Koramil 1616-01/Gianyar Serka I Made Sukajaya bersama Bhabinkamtibmas Desa Tegal Tugu Aiptu Gusti Ngurah Agung Gede Raka yang aktif melaksanakan pendampingan dan pengamanan, memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.

 

Acara diawali dengan ucapan selamat datang oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, laporan ketua panitia, serta sambutan Bupati Gianyar yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar sekaligus membuka lomba secara resmi, dan ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang.

 

Sebanyak 14 ekor bibit sapi Bali terbaik dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Gianyar turut ambil bagian, terdiri dari 7 ekor sapi jantan dan 7 ekor sapi betina. Penilaian dilakukan secara profesional dengan mempertimbangkan kualitas fisik, kesehatan, dan potensi genetik ternak.

 

Untuk kategori sapi jantan, Juara I memperoleh Rp25.000.000, Juara II Rp20.000.000, Juara III Rp15.000.000, Juara Harapan I Rp10.000.000, Harapan II Rp7.500.000, Harapan III Rp6.000.000, dan Harapan IV Rp5.000.000. Sedangkan kategori sapi betina, Juara I mendapatkan Rp20.000.000, Juara II Rp17.000.000, Juara III Rp14.000.000, Juara Harapan I Rp10.000.000, Harapan II Rp7.500.000, Harapan III Rp6.000.000, dan Harapan IV Rp5.000.000.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Gianyar yang diwakili Sekda Kabupaten Gianyar, perwakilan Dirjen Pertanian Kabupaten Gianyar, Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Bali, Dandim 1616/Gianyar yang diwakili Danramil 1616-02/Ubud, Kapolres Gianyar yang diwakili Kapolsek Gianyar, perwakilan Kejaksaan Negeri Gianyar, DPRD Kabupaten Gianyar, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, OPD terkait, para camat, perbekel/lurah se-Kabupaten Gianyar, dewan juri, serta para peserta lomba.

 

Melalui kehadiran Babinsa dan unsur terkait, sinergi lintas sektor kembali ditegaskan dalam mendukung kemajuan peternakan daerah. Lomba ini diharapkan mampu memotivasi para peternak untuk terus menghasilkan bibit sapi Bali berkualitas unggul, sebagai pilar penting dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Sinergi Babinsa–Bhabinkamtibmas Amankan Lomba Sapi Bali HUT Gianyar ke-225

 


Gianyar – Tegal Tugu, Selasa (14/4/2026) Dari Lapangan Banteng, denyut kemajuan peternakan lokal berdetak kuat! Di tengah semarak peringatan Hari Ulang Tahun Kota Gianyar ke-225, ajang lomba bibit sapi Bali tahun 2026 bukan sekadar kompetisi, melainkan panggung lahirnya ternak unggul dan wujud nyata komitmen daerah dalam menjaga kualitas plasma nutfah Bali.

 

Kegiatan yang berlangsung meriah ini menghadirkan Babinsa Desa Tegal Tugu Koramil 1616-01/Gianyar Serka I Made Sukajaya bersama Bhabinkamtibmas Desa Tegal Tugu Aiptu Gusti Ngurah Agung Gede Raka yang aktif melaksanakan pendampingan dan pengamanan, memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.

 

Acara diawali dengan ucapan selamat datang oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, laporan ketua panitia, serta sambutan Bupati Gianyar yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar sekaligus membuka lomba secara resmi, dan ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang.

 

Sebanyak 14 ekor bibit sapi Bali terbaik dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Gianyar turut ambil bagian, terdiri dari 7 ekor sapi jantan dan 7 ekor sapi betina. Penilaian dilakukan secara profesional dengan mempertimbangkan kualitas fisik, kesehatan, dan potensi genetik ternak.

 

Untuk kategori sapi jantan, Juara I memperoleh Rp25.000.000, Juara II Rp20.000.000, Juara III Rp15.000.000, Juara Harapan I Rp10.000.000, Harapan II Rp7.500.000, Harapan III Rp6.000.000, dan Harapan IV Rp5.000.000. Sedangkan kategori sapi betina, Juara I mendapatkan Rp20.000.000, Juara II Rp17.000.000, Juara III Rp14.000.000, Juara Harapan I Rp10.000.000, Harapan II Rp7.500.000, Harapan III Rp6.000.000, dan Harapan IV Rp5.000.000.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Gianyar yang diwakili Sekda Kabupaten Gianyar, perwakilan Dirjen Pertanian Kabupaten Gianyar, Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Bali, Dandim 1616/Gianyar yang diwakili Danramil 1616-02/Ubud, Kapolres Gianyar yang diwakili Kapolsek Gianyar, perwakilan Kejaksaan Negeri Gianyar, DPRD Kabupaten Gianyar, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, OPD terkait, para camat, perbekel/lurah se-Kabupaten Gianyar, dewan juri, serta para peserta lomba.

 

Melalui kehadiran Babinsa dan unsur terkait, sinergi lintas sektor kembali ditegaskan dalam mendukung kemajuan peternakan daerah. Lomba ini diharapkan mampu memotivasi para peternak untuk terus menghasilkan bibit sapi Bali berkualitas unggul, sebagai pilar penting dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Babinsa Tegal Tugu Kawal Lomba Bibit Sapi Bali, Dorong Lahirnya Ternak Unggul Gianyar

 


Gianyar – Tegal Tugu, Selasa (14/4/2026) Dari Lapangan Banteng, denyut kemajuan peternakan lokal berdetak kuat! Di tengah semarak peringatan Hari Ulang Tahun Kota Gianyar ke-225, ajang lomba bibit sapi Bali tahun 2026 bukan sekadar kompetisi, melainkan panggung lahirnya ternak unggul dan wujud nyata komitmen daerah dalam menjaga kualitas plasma nutfah Bali.

 

Kegiatan yang berlangsung meriah ini menghadirkan Babinsa Desa Tegal Tugu Koramil 1616-01/Gianyar Serka I Made Sukajaya bersama Bhabinkamtibmas Desa Tegal Tugu Aiptu Gusti Ngurah Agung Gede Raka yang aktif melaksanakan pendampingan dan pengamanan, memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.

 

Acara diawali dengan ucapan selamat datang oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, laporan ketua panitia, serta sambutan Bupati Gianyar yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar sekaligus membuka lomba secara resmi, dan ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang.

 

Sebanyak 14 ekor bibit sapi Bali terbaik dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Gianyar turut ambil bagian, terdiri dari 7 ekor sapi jantan dan 7 ekor sapi betina. Penilaian dilakukan secara profesional dengan mempertimbangkan kualitas fisik, kesehatan, dan potensi genetik ternak.

 

Untuk kategori sapi jantan, Juara I memperoleh Rp25.000.000, Juara II Rp20.000.000, Juara III Rp15.000.000, Juara Harapan I Rp10.000.000, Harapan II Rp7.500.000, Harapan III Rp6.000.000, dan Harapan IV Rp5.000.000. Sedangkan kategori sapi betina, Juara I mendapatkan Rp20.000.000, Juara II Rp17.000.000, Juara III Rp14.000.000, Juara Harapan I Rp10.000.000, Harapan II Rp7.500.000, Harapan III Rp6.000.000, dan Harapan IV Rp5.000.000.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Gianyar yang diwakili Sekda Kabupaten Gianyar, perwakilan Dirjen Pertanian Kabupaten Gianyar, Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Bali, Dandim 1616/Gianyar yang diwakili Danramil 1616-02/Ubud, Kapolres Gianyar yang diwakili Kapolsek Gianyar, perwakilan Kejaksaan Negeri Gianyar, DPRD Kabupaten Gianyar, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, OPD terkait, para camat, perbekel/lurah se-Kabupaten Gianyar, dewan juri, serta para peserta lomba.

 

Melalui kehadiran Babinsa dan unsur terkait, sinergi lintas sektor kembali ditegaskan dalam mendukung kemajuan peternakan daerah. Lomba ini diharapkan mampu memotivasi para peternak untuk terus menghasilkan bibit sapi Bali berkualitas unggul, sebagai pilar penting dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Ratusan Krama Ikuti Upacara, Babinsa Pastikan Keamanan dan Ketertiban Terjaga

 


Gianyar – Blahbatuh, Senin (13/4/2026) Dalam perannya mendukung kegiatan adat, Babinsa hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kelancaran setiap prosesi sakral yang menjadi warisan budaya masyarakat.

 

Bertempat di Desa Adat Pering, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Babinsa Desa Pering Koramil 1616-04/Blahbatuh, Serka I Wayan Sumerta, bersama Pecalang Desa Adat Pering melaksanakan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas dalam rangka kegiatan tradisi Mendak Bagia Pulekerti, yang merupakan bagian dari rangkaian upacara Karya Mamungkah, Mapadagingan, Ngenteg Linggih, Ngingkup, Ngebat Daun, Ngewangun Ayu, Nyenuk, Padudusan, Ngusaba Desa, dan Ngusaba Nini di Pura Desa.

 

Prosesi yang berlangsung dari Pura Dalem menuju Pura Desa ini diikuti oleh ratusan krama adat dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, Babinsa bersama Pecalang secara sigap melaksanakan pengamanan di sepanjang jalur yang dilalui serta mengatur arus lalu lintas guna menghindari kemacetan dan potensi gangguan lainnya.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bendesa Adat Pering, Babinsa, Pecalang, serta sekitar 200 masyarakat Desa Adat Pering yang mengikuti rangkaian upacara dengan penuh rasa bhakti.

 

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan adat ini merupakan wujud nyata dukungan TNI terhadap pelestarian budaya dan tradisi lokal, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Sinergi yang terjalin antara Babinsa dan Pecalang menjadi kunci terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama berlangsungnya kegiatan adat.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Sinergi Babinsa dan Pecalang, Amankan Rangkaian Karya di Desa Adat Pering

 


Gianyar – Blahbatuh, Senin (13/4/2026) Dalam perannya mendukung kegiatan adat, Babinsa hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kelancaran setiap prosesi sakral yang menjadi warisan budaya masyarakat.

 

Bertempat di Desa Adat Pering, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Babinsa Desa Pering Koramil 1616-04/Blahbatuh, Serka I Wayan Sumerta, bersama Pecalang Desa Adat Pering melaksanakan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas dalam rangka kegiatan tradisi Mendak Bagia Pulekerti, yang merupakan bagian dari rangkaian upacara Karya Mamungkah, Mapadagingan, Ngenteg Linggih, Ngingkup, Ngebat Daun, Ngewangun Ayu, Nyenuk, Padudusan, Ngusaba Desa, dan Ngusaba Nini di Pura Desa.

 

Prosesi yang berlangsung dari Pura Dalem menuju Pura Desa ini diikuti oleh ratusan krama adat dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, Babinsa bersama Pecalang secara sigap melaksanakan pengamanan di sepanjang jalur yang dilalui serta mengatur arus lalu lintas guna menghindari kemacetan dan potensi gangguan lainnya.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bendesa Adat Pering, Babinsa, Pecalang, serta sekitar 200 masyarakat Desa Adat Pering yang mengikuti rangkaian upacara dengan penuh rasa bhakti.

 

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan adat ini merupakan wujud nyata dukungan TNI terhadap pelestarian budaya dan tradisi lokal, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Sinergi yang terjalin antara Babinsa dan Pecalang menjadi kunci terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama berlangsungnya kegiatan adat.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Sinergi Babinsa dan Pecalang, Amankan Rangkaian Karya di Desa Adat Pering

 


Gianyar – Blahbatuh, Senin (13/4/2026) Dalam perannya mendukung kegiatan adat, Babinsa hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kelancaran setiap prosesi sakral yang menjadi warisan budaya masyarakat.

 

Bertempat di Desa Adat Pering, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Babinsa Desa Pering Koramil 1616-04/Blahbatuh, Serka I Wayan Sumerta, bersama Pecalang Desa Adat Pering melaksanakan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas dalam rangka kegiatan tradisi Mendak Bagia Pulekerti, yang merupakan bagian dari rangkaian upacara Karya Mamungkah, Mapadagingan, Ngenteg Linggih, Ngingkup, Ngebat Daun, Ngewangun Ayu, Nyenuk, Padudusan, Ngusaba Desa, dan Ngusaba Nini di Pura Desa.

 

Prosesi yang berlangsung dari Pura Dalem menuju Pura Desa ini diikuti oleh ratusan krama adat dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, Babinsa bersama Pecalang secara sigap melaksanakan pengamanan di sepanjang jalur yang dilalui serta mengatur arus lalu lintas guna menghindari kemacetan dan potensi gangguan lainnya.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bendesa Adat Pering, Babinsa, Pecalang, serta sekitar 200 masyarakat Desa Adat Pering yang mengikuti rangkaian upacara dengan penuh rasa bhakti.

 

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan adat ini merupakan wujud nyata dukungan TNI terhadap pelestarian budaya dan tradisi lokal, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Sinergi yang terjalin antara Babinsa dan Pecalang menjadi kunci terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama berlangsungnya kegiatan adat.

 

(Pendim 1616/Gianyar)