Selasa, 21 Juli 2026

Olahraga Satukan Generasi, Babinsa Ubud Hadir Perkuat Sinergi di Ajang PSTI Bina Wisata Cup I

 

Gianyar – Ubud, Selasa (21/7/2026) Semangat sportivitas dan pembinaan generasi muda kembali menggema di Kabupaten Gianyar melalui pembukaan Kejuaraan PSTI Gianyar Bina Wisata Cup I Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Olahraga dan Kesenian Peliatan, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud. Dalam momentum tersebut, Babinsa Kelurahan Ubud Koramil 1616-02/Ubud Peltu I Made Agus Artawan bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Ubud Aiptu I Nyoman Sedana hadir sebagai wujud dukungan TNI-Polri terhadap kemajuan olahraga sekaligus memperkuat sinergi dalam pembinaan generasi muda.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars Patriot Olahraga dan Mars PSTI, pengucapan janji atlet, doa bersama, laporan Ketua Panitia, sambutan dari Ketua Yayasan Bina Wisata Ubud, Ketua Umum Pengkab PSTI Gianyar, Ketua Umum Pengprov PSTI Bali yang diwakili, hingga sambutan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Gianyar yang secara resmi membuka kejuaraan. Acara ditandai dengan simbolis tendangan bola sebagai pembuka pertandingan.

Kejuaraan tersebut dihadiri langsung oleh Kadispora Kabupaten Gianyar Cokorda Dalem Trisnu, Ketua Yayasan Bina Wisata Ubud Cokorda Bayu Putra Sukawati, Ketua Umum Pengkab PSTI Gianyar I Ketut Dewa Era Sukadana, SH., MH., perwakilan Ketua Umum Pengprov PSTI Bali, Ketua LPM Ubud Cokorda Ichiro, Danramil Ubud yang diwakili Peltu Ida Bagus Didi K., Kapolsek Ubud Kompol I Made Putra Antara, S.Pd., Camat Ubud I Dewa Gede Pariatna, S.STM., perwakilan Lurah Ubud, Perbekel Desa Adat Peliatan Kadek Dwi, para atlet, serta undangan lainnya.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan TNI terhadap pembinaan olahraga di wilayah binaan. Selain mempererat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, kejuaraan ini diharapkan menjadi wadah lahirnya atlet-atlet sepak takraw berprestasi yang mampu mengharumkan nama Gianyar hingga ke tingkat yang lebih tinggi.

(Pendim 1616/Gianyar)

Membangun Desa Lewat Edukasi, Babinsa Dukung KKN Literasi dan Inklusi Keuangan di Keliki

 

Gianyar – Tegallalang, Selasa (21/7/2026) Langkah kecil dari ruang pengabdian dapat melahirkan perubahan besar bagi masyarakat. Semangat itulah yang mengawali pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN-LIK) Universitas Warmadewa di Desa Keliki, sebuah kolaborasi yang diharapkan mampu memperkuat literasi dan inklusi keuangan sekaligus mendorong kemandirian masyarakat desa.

Kegiatan yang berlangsung di Wantilan Jaba Pura Puseh Desa Adat Keliki, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar tersebut dihadiri Babinsa Desa Keliki Koramil 1616-06/Tegallalang Sertu Dewa Made Sudiarta sebagai bentuk dukungan TNI terhadap program pemberdayaan masyarakat melalui dunia pendidikan. Program KKN-LIK Universitas Warmadewa ini akan berlangsung mulai 20 Juli hingga 31 Agustus 2026.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, doa, pemaparan program kerja oleh koordinator KKN, sambutan dosen pembimbing dan Perbekel Keliki, penyerahan cinderamata, penyematan tanda pengenal peserta KKN, sesi foto bersama, ramah tamah, hingga penutupan.

Dalam sambutannya, Perbekel Keliki I Ketut Wita, S.Ag. menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para mahasiswa KKN Universitas Warmadewa. Ia berharap seluruh program kerja yang akan dilaksanakan dapat memberikan edukasi, wawasan, serta manfaat nyata bagi masyarakat Desa Keliki, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai literasi dan inklusi keuangan.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Ni Komang Indra Mahayani, S.T., M.Ars. menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari pemerintah desa beserta seluruh unsur terkait. Ia berharap para mahasiswa memperoleh bimbingan dan dukungan selama menjalankan pengabdian di Desa Keliki sehingga setiap program yang dilaksanakan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perbekel Keliki, Dosen Pembimbing Lapangan KKN, Babinsa Desa Keliki, Bendesa Adat se-Desa Keliki, para Kelihan Dinas, Ketua BUMDes I Wayan Sumada, Ketua Pokdarwis I Ketut Supartika, tokoh masyarakat, serta mahasiswa KKN Universitas Warmadewa yang siap mengabdikan ilmu dan gagasannya demi kemajuan Desa Keliki.

(Pendim 1616/Gianyar)

Senin, 20 Juli 2026

Dukung Sukses HUT ke-81 RI, Kodim Gianyar Perkuat Sinergi Lintas Instansi

 

Gianyar, Selasa (21/7/2026) Semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai digaungkan melalui penguatan sinergi lintas instansi. Kodim 1616/Gianyar menunjukkan komitmennya dalam mendukung seluruh rangkaian peringatan nasional dengan menghadiri rapat awal persiapan yang digelar di Ruang Rapat Bagian Tata Pemerintahan dan Kerja Sama Setda Kabupaten Gianyar.

Komandan Kodim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal Wijaya, S.H., M.I.P. diwakili Danramil 1616-05/Sukawati Kapten Inf I Made Yuda Kencana mengikuti rapat yang dipimpin Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Gianyar, I Ketut Mudana, MBA. Turut hadir Sekretaris DPRD Kabupaten Gianyar, perwakilan Rutan Kelas IIB Gianyar, Kesbangpol, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam arahannya, Asisten I Pemerintahan dan Kesra menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta rapat serta menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi guna menyukseskan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur." Melalui rapat ini, setiap OPD diharapkan menyampaikan saran, masukan, serta kesiapan masing-masing sebagai bahan penyempurnaan kepada pimpinan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana secara aman, tertib, dan lancar.

Pada kesempatan tersebut, Kodim 1616/Gianyar menyatakan kesiapannya mendukung pelaksanaan HUT RI, khususnya dalam aspek pengamanan serta persiapan dan pelaksanaan upacara bendera, meliputi penyusunan rencana upacara, penyiapan kompi, pleton, hingga kekuatan personel yang dibutuhkan pada prosesi penaikan maupun penurunan Bendera Merah Putih. Sementara itu, instansi terkait lainnya juga memaparkan tugas dan tanggung jawab masing-masing, mulai dari pengamanan, pengaturan lalu lintas, penyiapan Paskibraka, kegiatan renungan suci, pelayanan veteran, publikasi, hingga penyelenggaraan resepsi kenegaraan.

Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh unsur pemerintah, TNI, Polri, dan stakeholder terkait semakin solid dalam menyatukan langkah demi menyukseskan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Gianyar, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung khidmat, aman, dan menjadi momentum memperkuat semangat persatuan serta cinta tanah air.

(Pendim 1616/Gianyar)

Babinsa Kawal Penanganan Pascakebakaran Koperasi Sri Artaguna, Penyelidikan Penyebab Terus Berlanjut

 

Gianyar – Tegallalang, Selasa (21/7/2026) Kobaran api yang memecah keheningan dini hari di Banjar Adat Bayad mengundang respons cepat aparat di lapangan. Babinsa Desa Kedisan Koramil 1616-06/Tegallalang Serda I Kadek Wardana segera turun ke lokasi guna mengamankan situasi, mendampingi proses penanganan, dan memastikan penyelidikan kebakaran berjalan dengan aman serta lancar.

Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan Koperasi Sri Artaguna yang diketuai oleh I Ketut Mupu, sehingga mengakibatkan kerusakan cukup parah pada bangunan beserta isinya. Kehadiran Babinsa di lokasi tidak hanya untuk membantu menciptakan situasi yang kondusif, tetapi juga memberikan pendampingan selama proses penanganan pascakebakaran.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 01.00 Wita, Minto Santoso terbangun setelah mencium bau benda terbakar. Saat keluar rumah, ia mendapati api telah membesar dan menghanguskan empat unit sepeda motor yang berada di sekitar bangunan koperasi, kemudian berteriak meminta pertolongan. Pada saat bersamaan, I Kadek Sabtu Hendrawan terbangun akibat suara ledakan dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran serta memberitahukan kejadian tersebut kepada Ketua Koperasi Sri Artaguna.

Sekitar pukul 01.30 Wita, dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Gianyar tiba di lokasi dan bersama warga berupaya menjinakkan kobaran api. Setelah proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.00 Wita, sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Usai proses pemadaman, Babinsa turut mendampingi pelaksanaan olah tempat kejadian perkara oleh Tim Laboratorium Forensik (Labfor) guna mendukung penyelidikan penyebab kebakaran. Akibat peristiwa tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp150 juta, meliputi uang tunai sekitar Rp15 juta dan empat unit sepeda motor yang hangus terbakar. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini, sementara penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan Tim Labfor dan penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

(Pendim 1616/Gianyar)

Mengawal Langkah Penghormatan Terakhir, Babinsa Pastikan Prosesi Ngaben Berjalan Aman

 

Gianyar – Tegallalang, Senin (20/7/2026) Dalam suasana berduka, penghormatan terakhir kepada almarhum menjadi momentum yang memperlihatkan kuatnya nilai kebersamaan, kepedulian, dan sinergi antara aparat keamanan dengan masyarakat dalam menjaga kelancaran prosesi adat hingga tuntas. Momentum tersebut tampak dalam kegiatan pengamanan upacara adat Ngaben yang dilaksanakan Babinsa Desa Keliki Koramil 1616-06/Tegallalang Sertu Dewa Made Sudiarta bersama Bhabinkamtibmas Desa Keliki Aiptu I Wayan Merta di rumah duka hingga Setra Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar.

 

Prosesi Ngaben dilaksanakan untuk Alm. I Gusti Ngurah Made Buy, keluarga dari I Gusti Ngurah Arimbawa, yang meninggal dunia karena sakit. Jenazah diusung menggunakan Bade dan diiringi keluarga besar, tokoh adat, Pecalang, serta sekitar 200 warga Desa Adat Sebali menuju Setra sebagai tempat perabuan terakhir. Sepanjang perjalanan, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas guna memastikan prosesi berjalan aman serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

 

Sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pecalang, dan seluruh unsur adat menjadi kunci terciptanya situasi yang kondusif selama prosesi berlangsung. Selain memberikan rasa aman kepada masyarakat yang mengikuti upacara, pengamanan tersebut juga merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya Bali agar tetap terlaksana dengan tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pemuput Karya Ida Bagus Gede Widnyana, Aji Mangku Dalem Desa Adat Sebali I Gusti Ngurah Putra Adnyana, Perbekel Keliki I Ketut Wita, S.Ag., Bendesa Adat Sebali I Ketut Mulia, Ketua Saba/Kerta Desa Adat Sebali I Wayan Mawa, para Kelihan Dinas dan Adat, Pecalang Desa Adat Sebali, serta sekitar 200 warga masyarakat yang bersama-sama mengiringi prosesi penghormatan terakhir hingga selesai dengan aman, tertib, dan penuh rasa hormat.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Babinsa Singakerta Kawal Ngider Buana, Harmoni Pengamanan Warnai Prosesi Sakral di Ubud

 

 

Gianyar – Ubud, Senin (20/7/2026) Di saat ratusan umat mengiringi perjalanan suci Ngider Buana, sinergi TNI, Polri, dan Pecalang menjadi garda terdepan yang memastikan setiap langkah prosesi berlangsung khidmat, aman, dan tanpa hambatan. Semangat pengabdian itu ditunjukkan Babinsa Desa Singakerta Koramil 1616-02/Ubud Kopda Kadek Endra Wirawan bersama Bhabinkamtibmas Desa Singakerta Aiptu I Made Widastra dan Pecalang Desa Adat Singakerta saat melaksanakan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas.

Pengamanan dilakukan dalam rangka Upacara Ngider Buana Ida Sesuhunan Pura Natar Sari Apuan, Baturiti, Tabanan, yang bergerak dari Pura Payogan Agung Gunung Lebah Tjampuhan, Ubud menuju Pura Mas Meketel dan Pura Ambarsari, Banjar Katik Lantang, Desa Singakerta. Prosesi tersebut merupakan rangkaian Katur Piodalan yang dipuput oleh Pemangku Pura Ambarsari dan Pura Mas Meketel.

Ratusan umat dengan penuh kekhusyukan mengikuti jalannya prosesi sakral. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang bersinergi melakukan pengawalan, mengatur arus kendaraan di sepanjang jalur yang dilalui, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan sehingga masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman.

Di balik khidmatnya prosesi sakral, kolaborasi TNI, Polri, dan Pecalang menjadi fondasi terciptanya rasa aman bagi seluruh umat. Sinergi tersebut memastikan setiap tahapan Upacara Ngider Buana berlangsung tanpa kendala, sekaligus mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya, nilai-nilai spiritual, serta keharmonisan kehidupan masyarakat di wilayah Ubud.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Dandim Gianyar Tinjau Jembatan Garuda Tahap VI, Wujudkan Akses dan Harapan Baru Warga Serongga–Medahan

 

Gianyar – Serongga, Senin (20/7/2026) 7Komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan nasional kembali ditunjukkan melalui peninjauan langsung pembangunan Jembatan Garuda Tahap VI oleh Komandan Kodim 1616/Gianyar, Letkol Kav Rizal Wijaya, S.H., M.I.P., di Banjar Serongga Kelod, Desa Serongga, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan salah satu program strategis Presiden Republik Indonesia berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Jembatan yang dibangun di atas aliran sungai tersebut memiliki panjang 16,70 meter dengan lebar 3 meter, menghubungkan Desa Adat Serongga dengan Desa Medahan. Hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai 12 persen. Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat dalam memperlancar akses menuju sekolah, lahan pertanian, pasar, serta berbagai pusat aktivitas ekonomi lainnya sehingga mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Dalam peninjauan tersebut, Dandim didampingi Komandan Koramil 1616-01/Gianyar Kapten Inf Bambang Sutikno bersama Babinsa Desa Serongga Kopka I Komang Sudarnita. Pada kesempatan itu dijelaskan tahapan pekerjaan yang akan dilaksanakan ke depan serta sinergi yang terus dibangun antara TNI, tenaga tukang, dan masyarakat melalui semangat gotong royong demi menyukseskan pembangunan jembatan.

 

Masyarakat Desa Serongga maupun Desa Medahan menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pembangunan jembatan penghubung tersebut. Mereka meyakini kehadiran Jembatan Garuda akan memangkas jarak tempuh menuju pasar, tempat bekerja, sekolah, maupun layanan publik lainnya, sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien.

 

(Pendim 1616/Gianyar)